<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815</id><updated>2011-04-22T06:04:08.132+02:00</updated><title type='text'>dunia rumpiku</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-115646961033702602</id><published>2006-08-25T03:00:00.000+02:00</published><updated>2006-08-25T03:33:30.933+02:00</updated><title type='text'>Lumpia....lumpia.....</title><content type='html'>Ehm...pernah ngga sih kalian ngebayangin, jauh-jauh dari Indonesia terbang ke Jerman hanya jadi bakul lumpia ha..ha..ha... Inilah nasibku yang jauh merambah dunia hingga terdampar di Bremen, ternyata nyasarnya di dapur saja dan sehari-harinya hanya meluweskan jari dalam hal gulung menggulung. Kalo dulu di Indonesia banyak nggulungin rambut orang atau nggulungin kain, eh...di negara orang jadinya nggulungin lumpia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Emang seneng sih kalo akhirnya makanan favourite orang Indonesia jadi terkenal di luar negeri, tapi jadi bete juga kalo akhirnya rambut jadi lepek karena hampir tiap hari harus  berkutet di singgasana tercinta hanya untuk menggoreng lumpia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Aku engga tahu sejak kapan aku dipatenkan oleh teman-teman jadi tukang lumpia, tapi yang pasti tiap ada acara selalu deh aku dimintain tolong atau mereka sengaja pesan untuk dibikinin lumpia. Dan aku engga tahu apa yang bikin mereka terkiwir-kiwir oleh lumpia-ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Padahal ngga jarang kalo aku ditanyain resepnya, dan aku ngejawabnya ya apa adanya...resep dasar turunan nenek moyang, malah biasanya sengaja aku tambahin 'jojor'....''jokes jorok' ....biar mereka jadi puyeng....biar mereka bikin sendiri.... Tapi ternyata mereka cuek aja tuh...malah makin sering pesen he..he..he... Mereka terpesona dengan rasa lumpiaku, atau ter'sengat' banyolannya....atau males bikin sendiri aja ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Emang ada enaknya nerima pesenan lumpia, jadi ada pengganti acara melamun yang bisa nambahin uang saku, tapi akhirnya aku jadi kelabakan juga kalau tiap hari ada pesenan lumpia. Karena aku ngga sempat lagi 'leyeh-leyeh' sambil ngelamun (ngga juga sih...karena acara ngelamun tetep aja berlanjut sambil nggulungin lumpia!!!) di dekat jendela ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tapi yang pasti aku jadi segen untuk keluar, karena rambutku jadi berminyak dan bau....khas penjual lumpia!!! Akhirnya .......ya jadi harus sering keramas deh, kalo engga sempet ya terpaksa rambut ini aku gelung cepol, makin menambah kekhasan bakul lumpia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tapi ya..., anggap aja semua itu rejeki dibalik hobby, kalo aku ngga punya body atletis n ngga ada keahlian khusus dibidang olah raga yang bisa menghantarkan aku jadi 'miss Olympia' ya...untuk sementara aku bersyukur jadi 'miss Lumpia'  aja deh........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumpia...lumpia.....&lt;br /&gt;Lumpia........!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-115646961033702602?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/115646961033702602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=115646961033702602' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/115646961033702602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/115646961033702602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/08/lumpialumpia.html' title='Lumpia....lumpia.....'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-115559222396708169</id><published>2006-08-14T23:50:00.000+02:00</published><updated>2006-08-14T23:51:09.033+02:00</updated><title type='text'>Andai aku jadi bintang.....</title><content type='html'>Malam kayak begini, enaknya mengkhayal apa aja yang mungkin engga semua akan bisa terwujud... Entah mau mengkhayal sesuatu yang manis ataupun yang fantatis. Ketika aku menulis judul tulisan nipun aku sudah mulai berkhayal, khayalan engga ada ujung ceritanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Khayalan sudah menjadi bagian dari diriku pada setiap malam yang sunyi sepi begini. Kadang membuatku tersenyum...kadang pula membuatku terisak tanpa sadar. Dan tentu khayalan menjadi bintang adalah khayalan yang selalu menemaniku sejak aku mulai mengerti apa itu mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sejak kecil aku punya khayalan menjadi bintang....yang bagi setiap orang itu hal yang terlalu tinggi untuk aku raih. Ketika ku kecil, bintang yang ingin ku raih bukanlah bintang yang diatas panggung...akan tetapi bintang kejora yang kata orang sangat indah cahaya, melebihi berjuta-juta bintang yang bertaburan di atas langit...yang tentu aja membuat orang di sekitarku tertawa... Tapi ya...itulah impian seorang gadis cilik yang belum mengenyam banyak ilmu. Impian simpel yang tak mungkin terwujudkan, bahkan  mengundang tawaan, yang tentu saja membuat aku sedih dan kecewa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tetapi ketika aku mulai menangis,  mama dan papa selalu meghibur, kalau aku tak dapat meraih bintang kejora, mengapa bukan aku saja yang menjadi bintang... Dan itu aku wujudkan dengan kreativitasku, dengan kegemaranku mengerjakan pekerjaan tangan, sehingga semasa aku kecil, aku menjadi bintang di setiap lomba ketrampilan tangan baik di sekolah maupun di gereja serta di lingkungan tempt tinggalku. Sayangnya...saat itu  aku tidak pernah mendapat  wujud penghargaan yang bisa dibingkai manis, kecuali hadiah-hadiah yang cukup menghibur  gadis kecil seusiaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Ketika aku mulai meningkat remaja,  aku ingin mengembangkan ambisiku mejadi bintang lain, namun tentu tak sesimpel menjadi bintang ketika masa kanak-kanak.  Dengan keyakinan memiliki pesona yang berbeda...aku ingin menjadi bintang di atas panggung.  Dan dengan tekad dan kemauan yang keras aku berusaha untuk mengikuti pemilihan aneka gelar keputrian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dan ketika aku mulai berhasil meraih beberapa penghargaan yang nyata,  ternyata malah menjadi boomerang bagiku, karena piala-piala itu bukan membuat mama bahagia, melainkan sangat berang...  Dengan hati sedih, terpaksa aku rontokan piala-piala itu, dan aku simpan di dalam karton Supermie di bawah tempat tidurku... Oh, ternyata tak mudah perjalanan ke atas untuk menyatu dengan bintang yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tetapi paling tidak, papa menghiburku dengan kata-kata yang lembut ditelingaku, dia berbisik...'Non..., kamu tak harus menjadi bintang untuk dilihat orang banyak, biarlah kamu hanya menjadi bintang kejora milik papa dan keluarga...' Dan akupun terisak dalam pelukannya. Oh..andai aku jadi bintang bintang di atas panggung, tentu aku tak punya banyak waktu untuk bertemu dengan keluargaku, apalagi untuk papa, yang jarang berada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Ketika aku menjadi dewasa, keinginan menjadi bintang tetap selalu menggelitik hatiku, tapi masih teringat dengan peristiwa lama, aku ingin menjadi bintang yang lain lagi. Tetapi kenyataannya...tak pernah lagi ada kesempatan untuk meraih bintang. Jarak itu semakin jauh, dan aku semakin terpuruk pada tanah yang aku pijak. Dengan beribu hasrat yang ada, aku hanya sanggup melamun, mengimpikan kesempatan untuk meraih bintang kejoraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sayangnya, semakin aku menunggu waktu yang tepat untuk menjadi bintang, semakin banyak bintang pilihan baru bermunculan, dan aku  semakin bertambah usia....tersudut dalam pelukan emosi yang tak pernah terekspresikan. Aku semakin gontai dan terduduk di penantian yang tak pernah berakhir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tapi aku tak pernah menyesali takdir, walaupun aku tak terwujud sebagai bintang yang bisa dilihat orang banyak, tapi aku tetap bangga...karena aku adalah bintang untuk keluargaku dan bintang kejora milik papa. Dan itu sangat lebih berarti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, andai aku jadi bintang.....&lt;br /&gt;tentu aku tak punya banyak waktu untuk keluargaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, andai aku jadi bintang.....&lt;br /&gt;tentu aku tak punya banyak waktu untuk sahabatku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, andai aku jadi bintang.....&lt;br /&gt;tentu aku tak punya banyak waktu untuk hobbyku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, andai aku jadi bintang.....&lt;br /&gt;......................................................................................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-115559222396708169?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/115559222396708169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=115559222396708169' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/115559222396708169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/115559222396708169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/08/andai-aku-jadi-bintang.html' title='Andai aku jadi bintang.....'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-114718040293712277</id><published>2006-05-09T15:13:00.000+02:00</published><updated>2006-05-09T15:13:23.290+02:00</updated><title type='text'>Di antara dua benua</title><content type='html'>Sejenak aku berpikir, di belahan bumi sebelah manakah aku harus berpijak? Tak kusadari, sudah hampir delapan tahun aku menancapkan pijakan kakiku ini di Jerman, tapi apakah itu suatu nilai plus untukku? Entahlah!!! Delapan tahun aku tak tahu harus berbuat apa, delapan tahunpun berlalu tanpa lagi kegairahan hidup seperti dulu. Delapan tahun aku tenggelam dengan mimpi-mimpi yang tak pernah pudar, yang entah kapan itu akan menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dan selama delapan tahun pula kutinggalkan Surabaya, kota kenangan, kota sejuta pesona. Tiada lagi aksi dan candaku bersama mereka yang terbuang, saat aku menemani mereka makan siang di panti-panti. Ketika aku menapakan kembali kakiku di Surabaya, bulan 6 Agustus 2205, ada banyak kejutan yang aku temukan di kota tercinta. Semua menjadikan khayalanku buyar, karena terlalu banyak hal-hal yang asing bagiku. Terperangah aku dibuatnya, ternyata Indonesia bukanlah seperti yang dulu lagi, keluguan gadis kampung tak lagi aku temukan. Ketika aku harus mengakhiri liburanku, aku sedih, karena tepat dengan selenggarakannya ulang tahung kemerdekaan RI, aku harus terbang ke Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku kembali lagi ke kota Pahlawan-ku pada tanggal 1 Oktober 2005, aku kembali terpukau melihat sisi lain yang belum aku jelajahi, di antara rasa heran dan takjub, aku mengalami rasa kekhawatiran dan juga miris, ternyata tidak banyak lagi rasa cinta kebudayaan yang dimiliki oleh orang-orang Indonesia. Akupun tidak munafik bahwa kemodernan itu perlu, dan aku sendiri juga menikmati masuknya dunia 'High-Tech' di Indonesia, malah aku patut mensyukurinya...karena banyak memberiku kemudahan dalam mengerjakan banyak hal, tapi....mengapa nilai budaya Indonesia semakin kecil di mata mereka???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Di kampung-kampung desa yang dulu sering kutemui wanita berkebaya, kini mulai jarang kutemui, gadis-gadis desa tidak lagi jalan berduyun-duyun di pematang sawah, tetapi banyak kulihat mereka tertawa cekikikan dan bercanda dengan bahasa yang vulgar di tempat umum.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hijaunya kebun dan sawah juga semakin berkurang, berganti dengan gedung-gedung menjulang tinggi namun tak terawat.  Apalagi di Surabaya, semakin hari semakin panas mengekang sampai mencekik tenggorokan ini. Di sana sini banyak kutemui onggokan-onggokan gedung mewah tak bertuan, sehingga tidak lagi menampakan keagungan seni arsitekturnya, yang ada hanya kesan angker, karena semua kusam dengan taman semak belukarnya, apalagi setiap malam hanya dipakai para penjahat dan maling untuk mengadakan 'rapat'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dan ketika aku datang kembali menginjakkan kakiku di atas tanah air tercinta pada tanggal 1 Maret 2006, aku tertawa terbahak-bahak, ternyata Indonesia yang ada di otakku berhenti sampai pada saat sebelum aku meninggalkannya. Perkembangan yang banyak terjadi di Indonesia tak terrekam di otakku, yang ada hanya Indonesia yang sederhana yang mengenal sedikit perkembangan technologi dan masih banyak tenaga manual yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kembali aku tertawa terbahak-bahak, saat melihat banyak remaja dan dewasa bahkan anak-anak berdandan ala 'bintang' dengan gaya rambut seperti belum selesai dicukur, atau gaya  badai alias angin ribut yang meliputi kepala bagian atas mereka, bahkan warna yang super heboh, hingga dari jauh para cowoknya tampak seperti membawa ayam kate diatas kepala mereka, sama kejadiannya saat aku melihat video klip penyanyi-penyanyi barat yang aku tiru gaya dandannya saat itu (rekaman video tahun 1980-1990), terlihat aneh ternyata.... Ha..ha..ha...ternyata apa yang dikira modern itu belum tentu indah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kini kebimbangan melanda hatiku, haruskan aku tetap memperkenalkan bangsaku dengan cerita-cerita indah bak nirwana dengan  keanggunan gadis Indonesia yang kini enggan memakai busana batik.....jangankan kebaya, bergaun panjangpun ogah, mereka hanya mau memakai busana P4 (Pamer Perut, Pantat dan Paha), mungkin gerah ya....karena Indonesia sangat panas sekarang, atau gagah perkasanya kaum prianya yang berkulit sawo matang dan berambut cepak, tapi kenyataannya pada saat ini mereka bingung memutihkan dan melangsingkan badan ditambah berrambut panjang awut-awutan dengan  potongan asal jadi, yang kata mereka 'Cool man....' plus gaya jalannya yang melambai pula seirama dengan lambaian rambutnya? Haruskah aku suguhkan cerita tentang panorama yang indah mempesona namun kini hanya berganti menjadi dunia modern dengan kota yang hiruk pikuk dan berbalut gedung kaca?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Oh..........entahlah, paling tidak masih ada Bali yang bisa aku ceritakan, walaupun tidak jauh berbeda dengan tempat-tempat lain, paling tidak masih banyak kaum hawa dari mereka yang memakai busana tradisional, mereka tak malu berkebaya di depan orang banyak bahkan di depan kaum turis, masih banyak pula lelaki yang mau melaksanakan adat di sela-sela kehidupan modern, dan yang terpenting.....mereka tak canggung memainkan musik ataupun menyanyi lagu-lagu daerah di saat mereka mengaso atau istirahat dari kegiatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Walaupun aku hidup di dua benua yang berbeda, itu tak akan mengubahku dari seorang perempuan Indonesia menjadi perempuan Eropa, aku akan tetap mempertahankan seni budaya Indonesia, paling tidak aku akan mencobanya. Berbusana batik adalah salah satunya, aku tak akan malu untuk memakainya, bahkan kebaya adalah pilihan utamaku saat ini, kalo bukan dari kita sendiri yang memulainya dari yang terkecil, bagaimana kita dapat mempertahankan seni yang tersisa. Paling tidak kita member contoh kecil, kalau tidak, siapa lagi yang mau memulainya...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Namun bukan berarti aku tidak akan memperkenalkan dunia Eropa pada Indonesia, banyak cerita yang aku sebarkan kepada orang-orang di sekitarku untuk memperbaiki cara hidup yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka, dari yang terkecil, yaitu disiplin  dan berusaha mengerjakan sesuatu sendiri. Karena memang kebiasaan orang kita adalah senang dimanja. Dan kedisplinan itu sudah aku terapkan dalam hidupku belakangan ini, memang berat bagiku untuk memulainya dan butuh banyak pengorbanan, tapi saat aku memulai mempraktekkannya di Indonesia, walaupun dalam keadaan sakit ternyata aku dapat melakukan semuanya sendiri, dan apa yang dilakukan sendiri dari belajar memang jatuhnya lebih irit!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Hidup di dunia benua sangat menyenangkan, karena kita dapat melihat banyak keragaman budaya yang berbeda, tapi juga bikin capai....abis jauh banget sih, jadi kalo terbang lama, dan yang pastiiiiiiiii berat di ongkos!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-114718040293712277?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/114718040293712277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=114718040293712277' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/114718040293712277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/114718040293712277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/05/di-antara-dua-benua.html' title='Di antara dua benua'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113859111413366483</id><published>2006-01-30T04:18:00.000+01:00</published><updated>2006-02-04T23:05:06.190+01:00</updated><title type='text'>Rambutku</title><content type='html'>Rambutku halus....hitam berseri.....karena kupakai.....kao feather shampoo.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Eh..apa hubungannya ya sama shampoo jaman baheula itu..., tapi yang pasti udah beberapa hari ini aku lagi mengagumi rambutku yang hitam kemilau namun tak alami he..he..he...(abis udah berulang-kali ganti warna, akhirnya pingin aja balik lagi keliatan item).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tapi sayangnya...., walaupun rambut hitam ini udah nempel berhari-hari di kepalaku ini, aku masih suka kaget kalo keliatan bayanganku sendiri di cermin hi..hi..hi... Kadang aku mengagumi wajahku yang sekarang  keliatan lebih meng-Asia, tapi kadang merasa aneh juga setelah bertahun-tahun berwarna cerah. Padahal apa anehnya ya orang Asia berambut hitam?!? Khan emang kodratnya gitu, baru sadar aku kalau selama ini aku nyalahi kodrat ya... Tapi efeknya aku koq ngga bisa tidur ya....(emang ada hubungannya gak bisa tidur sama ganti warna rambut...), aku juga bingung loh...rasa apa yang ada di dada ini, kagum atau penyesalan...?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Sebenarnya pren..., aku suka juga punya rambut hitam kemilau seperti saat ini, tapi sayangnya mukaku jadi keliatan pucet dan judes kalo diem, apalagi kalo lagi manyun ya... Lagian, kalo selama ini aku suka mewarnai rambut yang mirip londo bukan karena eksyen aja, tapi juga untuk menyamarkan uban yang mulai bermunculan he..he..he..(udah tua juga eke ya...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Nah yang jadi masalah, aku khan udah lama banget demen punya rambut dengan warna yang selang seling...laksana baju yang kelunturan, kini aku juga pingin  ada nada laen di atas kepala ini, coba mau tahu engga warna apalagi yang akan aku saputkan dirambut ini....abu-abu dan perak ha..ha..ha... Kalau sebelumnya aku warnai rambutku biar keliatannya muda terus...., kini malah mau tampil kayak nenek-nenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Oh...., emang dasar aku ini orang yang engga pernah puas dengan apa yang udah aku punya ya... Tapi..., tunggu aja deh beberapa bulan ke depan, warna apalagi yang bakal nempel di atas kepalaku ini hi..hi..hi....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113859111413366483?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113859111413366483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113859111413366483' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113859111413366483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113859111413366483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/rambutku.html' title='Rambutku'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113836809886764223</id><published>2006-01-27T13:53:00.000+01:00</published><updated>2006-01-27T14:21:39.060+01:00</updated><title type='text'>Keheninganku</title><content type='html'>Hari ini aku suntuk banget, seperti yang sebelum-sebelumnya, engga bergairah untuk ngapa-ngapain. Tapi ketika hari telah berganti malam, aku mulai bergairah, apalagi kalo udah lewat jam 00.00, pasti deh waktunya aku ngeronda,  mata makin bersinar, menggantikan posisi matahari yang sudah tenggelam berjam-jam yang lalu, seakan setia menemani rembulan yang kadang muncul kadang tertutup awan gelap pekat, dan menjaga setiap mimpi yang datang untuk membuai setiap orang yang pulas dalam tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku coba pejamkan mata ini, tapi aku tak ada kesanggupan untuk mengatupkan kelopak mataku ini. Semakin aku bersemangat untuk tidur, semakin terbuka lebar mata yang sipit ini (bingung khan......).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku coba pula untuk kembali mengoreskan kata-kata untuk membuat kalimat, tapi tak sanggup pula aku merangkainya menjadi cerita indah. Sedih aku menghadapi keadaan ini, sampai kapan ini akan berjalan.... Akupun tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah aku coba menghitung deretan biri-biri yang berbaris rapi untuk bersiap-siap melompat pagar, tapi semua itu tidak mempan. Lembaran demi lembaran aku tulis, aku coret dan akhirnya aku remas sebelum masuk ke tong sampah, tak membuat aku mengantuk juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih sebenarnya yang terjadi padaku? Sedang jatuh cintakah aku? Bagaikan oang yang sedang kasmaran, aku seakan tak ingin melewati perginya waktu begitu saja. Aku coba nikmati kesunyian malam yang makin menjerat, hingga akhirnya aku terkapar di kursi kesayanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba temukan inspirasi dalam keheningan malam,  tapi tak satupun muncul berkelebat di kepala yang mungkin sudah penuh berjubel dengan berbagai macam masalah. Ingin aku memaki diriku sendiri, mengapa harus begini?  Namun tak sepatah katapun meluncur dari bibir ini maupun dari lubuk hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku mulai bersahabat dengan malam yang sunyi dan sepi dengan kesendirianku dan fantasiku, dunia yang berbeda, yang kita bisa mengganti setiap peran yang ada. Apakah ini  yang namanya gejala autis ya.... Engga tahu ahh!!! (Emang autis bisa nyerang orang dewasa?). Tapi yang pasti aku sangat menikmati semua itu...karena pada saat itu, aku kembali menjadi diriku sendiri, menikmati semua predikat yang ada di diri ini, dan tak ada yang mengusik keheninganku. Mencoba mencari jawaban dari pertanyaan batin yang belum kutemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunyi............&lt;br /&gt;Sepi...............&lt;br /&gt;Oh, indahnya keheningan malam!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113836809886764223?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113836809886764223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113836809886764223' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113836809886764223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113836809886764223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/keheninganku.html' title='Keheninganku'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113745127927318113</id><published>2006-01-16T22:52:00.000+01:00</published><updated>2006-01-17T04:00:01.956+01:00</updated><title type='text'>Oh...susahnya berbahasa Jerman...(2)</title><content type='html'>Ini lagi-lagi pengalaman nyata yang bikin aku jadi bener-bener malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya banyak kisahku deh di Goethe Institut, itu yang membuat aku kian terkenal di sekolah bahasa Jerman di Bremen tercinta. Makanya kalo banyak cowok deket sama aku atau banyak teman yang ngundang aku dateng ke Wohnheim selama aku kursus di situ, bukan karena aroma rexona-ku loh...tapi mereka berharap aku salah ngomong yang bisa jadi bahan guyonan yang bikin aku jadi sebel, apalagi kalo mereka ngingetin lagi pas kami lagi suntuk. Lumayan kata mereka untuk ngilangin stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ini lagi-lagi kejadiannya di Goethe Institut, yang akan mengadakan festival kecil-kecilan. Dan aku beserta grup-ku yang selalu kompak mendapat tugas untuk menghias ruangan kami. Tentu saja kami dengan senang hati menerima tugas itu, apalagi kami sudah terkenal sebagai ahli dekorasi yang kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diskusi dan comot ide dari sana sini, akhirnya mereka memutuskan aku yang membuat dekorasinya dan mereka yang akan mencari bahan serta menyediakan konsumsi. Aku ho-oh aja, karena aku emang seneng bikin pernak-pernik hiasan pesta, dan aku juga males keluar, karena hawa diluar terlalu dingin buatku yang belum terbiasa dengan musim dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rapat, diputuskan Damian (Argentina), Carrie (Taiwan) dan Suzanna (Mexico) yang akan mencari bahan dekorasi, Koga (Jepang) dan Sebastian (Canada) menyediakan konsumsi, Hasan (Yunani), Desmond (Thailand) dan aku sebagai team pelaksana dan kreatif. Jadi kami bisa datang agak telat dikit hi..hi..hi..., sambil menunggu mereka ngasih kabar kalo mereka sudah hampir datang, kami nangkring dulu di cafe Grün yang ada di sebelah Goethe Institut. Abis tempatnya lumayan keren dan harganya terjangkau banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua telah datang, kami langsung memulai melaksanakan tugas kami dengan penuh semangat diselingi gurauan atau rumpian gosip yang lagi beredar, dan tentu aja sambil ngedate untuk jalan bareng lagi, abis emang kami paling demen jalan bareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar sana-gambar sini, gunting sana-gunting sini, terus yang lain jadi ikutan ngebantuin mewarnai atau apa aja, pokoknya kami maunya tugas cepet selesai dan cepet kabur lagi. Pas hampir selesai, kami menikmati hasil yang tinggal sentuhan akhir aja. Ehmmm.....lumayan bagus juga sih menurut kami, tapi begitu semua sudah ditempel di dinding, kami memutuskan untuk menambahkan saputan warna hijau muda supaya nuansa teduh dan asri lebih terasa. Seperti biasa...pasti aku yang dapet giliran finishing yaitu memulas pewarna yang sudah disiapkan, mereka bilang kalo aku yang melakukan pasti lebih halus hasilnya karena aku engga grogi kalo megang kuas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...karena sudah terlanjur dipasang di dinding dan aku terlalu pendek untuk menyaput bagian paling atas, maka aku putuskan untuk naik kursi, dan Hasan membantu memegang mangkuk berisi pewarna, sedang Koga yang megangin kursi. Sedang Damian berdiri di sebelah kiriku untuk siap-siap membantu kalo aku memerlukan sesuatu. Yang lain duduk di meja seberang untuk melihat hasilnya sambil ngemil camilan yang ada. Poles sana-poles sini, teman-teman yang lain bilang udah ok, jadi aku berputar pelan-pelan, tersenyum lega dan bersiap-siap untuk turun, nah disinilah kecelakaan kata terjadi, koq ya pas ada beberapa orang dari ruang lain masuk ke ruangan kami karena mau melihat hasil dekorasi kami. Karena aku takut kalo kuas yang aku pegang akan menyentuh tembok ruangan yang putih bersih, maka aku minta tolong salah satu temanku untuk memegang kuasku sambil ngomong,"Kannst du bitte mein Brust halten?" Dengan serempak Damian, Hasan dan Koga menyahut,"Gerne....!!!", dan diiringi gelak tawa dari banyak orang yang ada di ruangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialan, maunya mau ngomong Bürste (kuas) keseleo jadi Brust (dada), aduh....malunya engga ketulungan. Sejak itu aku makin tenar dengan kata-kataku yang super 'wouw'. Tentu aja aku engga berharap peristiwa konyol itu terulang lagi........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113745127927318113?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113745127927318113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113745127927318113' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113745127927318113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113745127927318113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/ohsusahnya-berbahasa-jerman2.html' title='Oh...susahnya berbahasa Jerman...(2)'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113744764319483607</id><published>2006-01-16T21:24:00.000+01:00</published><updated>2006-01-17T04:05:47.590+01:00</updated><title type='text'>Oh...susahnya berbahasa Jerman...(1)</title><content type='html'>Ini kisah nyata yang bener-bener terjadi pada diriku, yang membuat aku males belajar bahasa Jerman. Tapi sebenernya kalo sampai saat ini aku tetep aja 'e-ok' bahasa Jerman ya karena salahku sendiri yang engga ada niat untuk berkembang dalam berbahasa Jerman, akhirnya seperti yang diduga....bahasa Jerman-ku jadi buruk sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini memang sudah berlalu 6 tahun yang lalu, tapi tetep aja membuat aku tetep gak pede untuk berbicara dalam bahasa Jerman yang baik dan benar, mungkin karena aku takut salah lagi dan malu untuk berbuat kesalahan yang sama, apalagi didukung dengan kondisi yang selalu dikelilingi oleh teman setanah air yang notabene berbahasa Indonesia, bahkan hampir tiap hari aku berbahasa Jawa yang seringnya khas suroboyoan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, aku ceritain ya kejadian itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah yang sudah berlalu 6 tahun itu, pada saat aku lagi gemar-gemar belajar berbicara dalam bahasa Jerman di Goethe Institut. Dan pada saat itu aku belum bertemu dengan banyak orang Indonesia, kalopun ada tapi aku belum akrab. Karena kebanyakan dari kami berlainan bangsa dan bahasa Inggris kami juga ngepas banget, jadi mau ngga mau kami harus memakai bahsa Jerman sebagai bahasa pengantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ehem..ehem..., aku...Fanny yang selalu menebarkan 'Pesona'....(rexona ha..ha..ha...), selalu aja penuh dengan undangan kencan makan bareng....pokoknya saat itu aku laris banget deh diundangin ma'em sana sini. Aku sih he-eh aja, sampai dari timbangan badanku yang hanya 49 kg melonjak jadi 54 kg dalam waktu singkat ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bla..bla..bla....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada suatu saat aku pergi  ke resto beramai-ramai sama temen-temen dari Jepang, Thailand, Yunani, Mexico dan Argentina.  Kami sebenarnya pingin mraktek-in bahasa yang sedang kami pelajarin ceritanya, karena besok ada test 'mundlich' tentang 'Essen und Trinken'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dandanan udah ok punya dan kantongpun sudah diperhitungkan, lalu dengan pede-nya kami melangkahkan kaki masuk ke resto yang lumayan keren, dan dengan keyakinan diri kami duduk di salah satu sudut dengan elegant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai macam menu yang ada kami sengaja memilih menu yang belum kami kenal, dan kami sudah kompakan untuk memilih menu yang berbeda, jadi kami bisa saling icip hi..hi..hi...&lt;br /&gt;Setelah membaca satu persatu secara berbisik (supaya kami bisa saling ngebenerin kalo salah sebut dan kalo bisik-bisik khan ngga kedengeran sama meja yang lain dong....), dan...6 menu kami pilih, tentu dengan rasa percaya diri setelah sudah saling mengkoreksi cara ngomongnya karena kami bawa 'kerpekan' dan kamus he..he..he...(ini mau ma'em apa kursus ya...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cak..cak..cak..., pilihan sudah ditentukan, akhirnya kami menutup menu sebagai tanda bahwa kami sudah menemukan apa yang kami mau, datanglah pelayan yang masih 'nyes' dan berwajah super cute dengan rambut klimis disisir ke arah belakang, pokoknya rapi jali deh.&lt;br /&gt;Dan karena udah yakin banget kalo untuk pesanan minuman sudah bener, terus sinyo ganteng si pelayan keren nanya, apakah mau langsung pesan makanannya sekalian, dan kami mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka satu persatu dari kami menyebutkan menu yang sudah dipilih, tapi sialnya...begitu giliran aku yang harus menyebutkan nama makanan itu lidahku kepleset he..he..he...gak tahu grogi karena digodain sama si Hasan yang tukang usil dari Yunani atau pingin ketawa ngeliat sinyo klimis itu (karena kami baru aja ngomongin tentang rambut klimisnya he..he..he...), akhirnya...terjadilah kecelakaan komunikasi. Karena pada saat dia nanya ke aku, aku dengan cepatnya menjawab, kenceng lagi, dari yang super pede sampe akhirnya jadi super malu deh, abis aku ngejawabnya,"Ich möchte gerne ein Toilet haben" Terang aja semua pada ngakak, termasuk tamu di meja yang lain yang sedari tadi merhatiin kami yang buka tutup kamus terus-terusan. Dan lebih malu lagi...karena dia tahu banget apa yang aku maksud... Kotelett, eh..., dia ngebales sambil mamerin giginya yang cling,"Gern..., sind Ihre Zähne stark genug zum kauen?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ih....sebel banget deh, engga tahu deh, warna apa yang ada di wajahku, yang jelas pemerah pipiku pun jadi engga keliatan lagi. Pokoknya aku jadi bahan ketawaan ohne ende deh.&lt;br /&gt;Sejak itu aku selalu mencoba melafalkan 'Kotelett' (daging iga)---yang bisa bikin muka merah  kalo salah sebut--- berulang kali, sampe engga salah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113744764319483607?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113744764319483607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113744764319483607' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113744764319483607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113744764319483607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/ohsusahnya-berbahasa-jerman1.html' title='Oh...susahnya berbahasa Jerman...(1)'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113736758479976232</id><published>2006-01-15T23:50:00.000+01:00</published><updated>2006-01-16T00:26:24.983+01:00</updated><title type='text'>Non..non....!!!</title><content type='html'>Non....non.....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ih..., saat itu kalau aku sudah mendengar suara lelaki yang sudah beken ditelingaku, aku pasti ngibrit deh!! Kabur ke mana aja, yang pasti ngumpet sampai  ke tempat yang paling sudut. Karena aku tahu, pasti aku bakal disuruhnya untuk berjalan diatas punggungnya sambil menghitung satu sampai seratus dengan perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Non....non.....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh..., kenapa ganti suara perempuan itu yang berkumandang ke seluruh penjuru rumah, yang membuat aku makin kecut, dan lari sejauh mungkin dari pintu belakang. Pasti buntut-buntutnya aku disuruh masak nasi, yang pada saat itu kami belum mengenal apa itu yang namanya rice-cooker. Kalo terlalu keras nasinya pasti dibilang nasi itu sekeras sifatku. Tapi kalo nasinya kelembekan, pasti dibilang kayak tenagaku yang gampang loyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Non....non.....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..., suara itu yang selalu menyambutku setiap aku pulang sekolah.  Suara perempuan lain yang ada di rumahku. Suara yang selalu menawarkan berbagai macam makanan yang ada di dapur yang membuatku gendut. Suara yang selalu membela saat aku mempunyai masalah atau berbuat kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kini tidak ada lagi seruan-seruan yang seperti lagu kebangsaan di telingaku.&lt;br /&gt;Tapi kini tak ada lagi panggilan-panggilan mesra mendayu di telingaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku tumbuh dewasa, suara-suara yang pernah memanggil aku dengan 'Non' berada jauh di belahan bumi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saat suara itu berkumandang...&lt;br /&gt;ingin aku jauh terbang.&lt;br /&gt;Kini tak ada lagi suara bagai jerit...&lt;br /&gt;yang membuat aku terbirit-birit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Non....non.....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa tak ada panggilan itu lagi ketika aku siap berbakti?&lt;br /&gt;Mengapa tak ada lagi panggilan yang membuat aku berarti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh,&lt;br /&gt;suara papaku....&lt;br /&gt;suara mamaku...&lt;br /&gt;suara bibiku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku merindukan panggilan mesra itu,&lt;br /&gt;yang dulu bagaikan suara hantu.&lt;br /&gt;Kapan lagi aku akan mendengar suara-suara yang memanggilku seperti itu?&lt;br /&gt;Akankah mereka mengulangi memanggilku seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Non...non....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap&lt;br /&gt;saat aku pulang kembali ke tanah air&lt;br /&gt;mereka siap&lt;br /&gt;menyerukan panggilan secara bergilir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat merindukan suara-suara mereka&lt;br /&gt;memanggilku dengan  mesra....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Non....non.....!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113736758479976232?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113736758479976232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113736758479976232' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113736758479976232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113736758479976232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/nonnon.html' title='Non..non....!!!'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113736328211933922</id><published>2006-01-15T22:00:00.000+01:00</published><updated>2006-01-15T23:14:42.376+01:00</updated><title type='text'>Kisah kasih yang tak tercapai....</title><content type='html'>Dulu.....when I was young, pada masih seger-segernya nih...,  aku pernah bercita-cita dapet cowok yang ok banget, dari fisik, penampilan, kepribadian dan kantong yang juga ok he..he..he...(matre banget ya..., hush!!! Bukannya materialistis, tapi realistis aja....abis aku khan paling demen kalo dimanja-manjain..., lagian gak usah lah munafik...kalo punya cowok gak ada jaminan hidupnya, buat apa ditungguin hi..hi..hi...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ngga tahu siapa yang memulai, entah dari akunya atau itu cowok, pokoknya mendadak aja semuanya terjadi. Maksudnya setelah ketemuan, entah pake jabu-jabu apa, pokoknya itu cowok setelah ketemu sama aku jadi ngintiiiiiiiill melulu. Seneng juga sih dikintilin cowok cakep he..he..he...apalagi dia memenuhi syarat banget deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pertemuan yang satu dan pertemuan yang selanjutnya..., lama-lama kami jadi keranjingan untuk nge-date terus deh. Pokoknya kami lupa daratan dan selalu berusaha untuk meluangkan waktu walaupun satu jam saja.....kata Asti si penyanyi yang bersuara mesra hhhmmmmm....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cara dia memperlakukan aku, dan juga sifat-sifat lain yang aku tahu...dia orangnya sosial banget dan juga gentleman banget deh, sampai aku terbuai oleh kata-kata yang mesra di telingaku. Seribu satu warna, tak ada yang seindah warna yang dilukiskan dalam hidupku. Pokoknya bagiku dia ngga ada cacatnya deh!!! (saat itu.......)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada suatu ketika, diantara berisiknya musik pesta perpisahan di rumah seorang teman, dia mengajakku mojok, menuntunku dengan mesra dan mencari tempat yang lebih tenang dan agak gelap.  Hatiku menjadi bergetar, kala darah mudaku bergolak, sampe keluar keringat dingin lagi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami menemukan tempat yang sesuai dan dia mengajakku duduk disudut yang temaram oleh lampu 5 watt, tapi dia sendiri tetap berdiri, berjalan hilir mudik dengan bibir yang dikatupkan rapat dan matanya memejam. Dia berjalan hilir mudik kayak setrikaan dihadapanku... Malam itu agak dingin, tapi peluh tetap membasahi sekujur tubuhnya dan membuat kemeja biru itu menjadi kuyup, lalu dia duduk bersimpuh dihadapanku, dan dia menempelkan kepalanya di lututku, tiba-tiba dia menangis tersedu-sedu......sampai aku sendiri jadi tertegun. Aku bingung harus berbuat apa...., aku tak tahu bagaimana harus menghiburnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku berniat untukbangkit, dia makin memeluk erat kedua lututku, aku jadi makin bingung... Sampai pada akhirnya dia berkata, bahwa aku harus mendengarkan pengakuannya... Akhirnya ditengah kebingunganku, aku duduk kembali di bangku reot itu, gelisah di tengah keresahan. Ada apakah dengan dia.....???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu beberapa saat, lalu dia duduk disebelahku, memegang erat dan meremas tanganku... Lalu kubelai rambutnya yang juga oleh keringat, namun harum aroma tetap tercium dihidungku yang rada pilek. Ketika dia sudah siap untuk menyampaikan isi hatinya, aku jadi makin deg-deg-an.... Ganti aku yang gemetaran....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagaikan disambar geledek, aku jadi tersentak dan terhenyak ditembok dingin yang menjadi sandaranku. Pengakuan terakhir itu membuat aku jadi sangat terpukul ketika dia berkata padaku,"Fanny, please....forgive me, jangan kau jauhin aku, aku sudah mencoba untuk selalu membakar semua gelora di dada saat aku bersamamu, aku selalu mencoba mencumbuimu dalam setiap mimpiku, tapi aku tak sanggup lagi melawan kenyataan ini, bahwa aku seorang homo...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terpaku menatap wajah gantengnya yang selalu mempesonaku. Aku terdiam seribu bahasa di malam yang membisu, tak tahu lagi apa yang harus aku katakan. Aku hanya terperangah dan ahhhh...........entah apa lagi yang ada dalam benakku saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdua kami duduk membisu lagi, lalu kupegang erat tangannya dan mencoba untuk tersenyum..., aku mengangguk sedih. Tapi aku mencoba memaklumi keadaannya, tentu dia telah lama berjuang keras untuk melawannya, tapi ya....nasib!!! Akhirnya aku kalah deh dengan takdirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba untuk tetap dekat dengannya, kami tetap berdua berjalan dengan mesranya, sampai pada akhirnya dia pamit untuk pergi, karena dia takut banyak orang tahu siapa dia sebenarnya. Aku sedih dan menangisi semua itu...tapi aku harus menghargai keputusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saat itu kami telah berencana untuk menikah jika usia kami telah mengijinkan, sekedar menjadi topeng buat keluarganya yang sangat terhormat, tapi di saat waktu itu tak jauh lagi, dia mengatakan bahwa sangat tidak fair buatku kalau kami melakukan itu. Dia tak mau orang akan berpikir bahwa aku perempuan engga beres kalau suatu saat orang memergoki aku dengan pria lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terputuslah kisah kasih yang telah kami jalani pada saat masa remaja....kemesraan itu telah lenyap, entah ke mana dia pergi meninggalkan aku yang sendiri dalam sedih. Terbayang kembali ketika dia duduk dengan manisnya dengan handuk di tangan ketika menungguiku berenang, ketika dia membasuh keringat di keningku pada saat aku lelah setelah berlatih taekwondo. Dia yang rajin mendengarkan celotehan kekesalanku pada saat aku lagi sebel dengan siapa saja. Dia yang selalu tersenyum sambil memetik gitar menanggapi omelanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah aku berusaha mencari seseorang yang seperti dia, tapi aku tak pernah menjumpai. Aku jadi gelisah sendiri..., patah semangat mencari pengganti yang seperti dia. Tak ada yang seromantis dia deh. Betapa beruntungnya siapapun yang mendapatkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang aku jadi tersenyum sendiri, ketika aku cemburu dengan fantasiku sendiri, tak mungkinlah aku bersaing dengan para pria untuk merebut hatinya. Tapi paling tidak kami pernah saling mewarnai hidup bersama, walaupun akhirnya warna itu tak lagi bisa membaur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat aku diam...kembali aku terkenang pada kisah kasih abstrak itu, tak percaya tapi nyata, heran dengan cerita cinta yang tak wajar. Sampai saat ini, aku selalu mendoakan agar dia menemukan pendamping yang sesuai....mungkin yang cerewet, centil dan judes kayak aku ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113736328211933922?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113736328211933922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113736328211933922' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113736328211933922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113736328211933922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/kisah-kasih-yang-tak-tercapai.html' title='Kisah kasih yang tak tercapai....'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113607203279231028</id><published>2006-01-01T00:25:00.000+01:00</published><updated>2006-01-01T00:33:52.986+01:00</updated><title type='text'>Aku di awal 2006</title><content type='html'>Hurrraaaaaaaa..........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Akhirnya datang juga si manis '2006', tahun baru awalan cerita baru dong.............&lt;br /&gt;Yang pasti aku bahagia banget akhirnya aku dapat melewati 2005 dengan sukses, dan berhasil menghirup napas di tahun 2006. Walau jauh dengan keluarga tapi aku tetap merasakan kehangatan mereka, masih terdengar suara celotehan yang ribut memperebutkan tempat duduk yang paling nyaman atau saat berebutan menyalakan kembang api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Seramai apakah tahun 2006? Wouw, yang pasti aku berharap ceritanya lebih semarak, lebih berisi dan yang pasti.....lebih mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat tahun baru!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113607203279231028?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113607203279231028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113607203279231028' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113607203279231028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113607203279231028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2006/01/aku-di-awal-2006.html' title='Aku di awal 2006'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113606810123495488</id><published>2005-12-31T23:25:00.000+01:00</published><updated>2005-12-31T23:34:16.060+01:00</updated><title type='text'>Aku di penghujung tahun 2005</title><content type='html'>Hari berganti hari tak terasa akhirnya sampai juga waktunya untuk mengakhiri cerita panjang tahun ini. Diantara kegembiraan dan kepahitan yang sudah dinikmati, kini tiba saatnya untuk segera menyudahi apa yang sudah dinikmati. Begitu cepat semua yang indah harus berganti dan begitu menyenangkan semua onak tahun ini akan segera berlalu. Tapi yang pasti sejuta kenangan manis tak akan pernah pergi dari ingatanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Disaat semua orang bersemangat berpesta untuk menyambut tahun yang baru, entah diluar atau di rumah bersama dengan teman-teman, di sini..di kursi kesayanganku, aku duduk menekuri jalannya cerita hidupku sepanjang tahun. Duduk bersimpuhpun ogah.....takut kram lah yaouww!!! Tapi berhura-hura di luarpun malas....dingin bo'!!!  Akhirnya kuputuskan menulis lagi. Biar ada cerita sebelum tahun ini berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Ah......mana mungkin!!!!", begitu semua teman-teman dekatku di seluruh penjuru dunia memberi komentar. Ya..., beginilah nasib si biang party, engga ada yang percaya. Maklum, konon pada dahulu kala di masa aku masih imut, mereka memberi julukan si 'RATU PESTA'. Kalau yang namanya party tanpa aku pasti garing, karena hanya kalau ada aku pasti kegembiraan makin bertambah, kata mereka, mereka demen mendengar ceritaku yang kadang menegangkan, menggemaskan menerenyuhkan diselingi beberapa cerita konyol dan lelucon.&lt;br /&gt;Makanya biasanya aku selalu laris undangan ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tapi friends...., itulah kenyataannya, tahun berganti tahun, aku selalu menikmati kehangatan malam yang konon kata orang mendebarkan di rumah aja. Sejak aku tinggal di Bremen, aku selalu ingin melewati pergantian tahun di istanaku, menjadi RATU bagi istanaku. Karena aku bukanlah si 'RATU PESTA' lagi........, bukannya sepi undangan loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Biasanya aku menikmati dengan makan malam yang istimewa dengan keluargaku, orang-orang tercinta, minum segelas champagne atau sekedar anggur putih, dan menonton film kesayanganku yang hanya tampil setahun sekali, DINNER FOR ONE. Menikmati indahnya bunga api dari petasan dan kembang api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Malam ini menu di rumah sederhana aja, masakan ala India tersedia di meja, nasi kuning ala India beserta kari sayur dan kari ayam aja. Ditemani temaramnya lilin kecil yang menyala dengan syahdunya. Engga ada dessert seperti biasanya, kecuali buah apel merah yang engga abis-abis. Minumpun sekedar anggur putih dari Itali. Nanti juga aku akan nonton film pendek kesayanganku dan lit kembang api dari jendela, abis sebenernya aku takut sama kembang api he..he..he...,selain itu besok aku akan terbang ke Grand Canarie, dan juga...rumah lagi sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Terbayang biasanya setelah dinner dan film kesayangan berlalu, kami keluar rumah untuk menikmati ritual kembang api, tapi tidak tahun ini. Cukup di rumah aja pokoknya!!! Dengan terpaksa aku menolak banyak undangan pesta menyambut tahun baru, karena aku ingin melewati masa-masa yang bagiku sangat romantis di rumah saja. Menikmati kehangatan malam sambil memikirkan semua orang yang kusayangi dan kucintai yang di saat-saat seperti ini jauh dariku. Bagi siapapun yang mengundang aku untuk merayakan malam sejarah tahunan ini, terima kasih ya.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aku tak ingin lagi memendam kesedihan di antara kegembiraan, bertahun sudah aku selalu siap dengan topeng-topeng kegembiraan walaupun acap aku harus menyembunyikan kesedihanku. Biarlah saat ini aku menikmati semua apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2006...., oh tahun yang seperti apakah tahun 2006 itu? Akankah sama seperti tahun ini atau tahun-tahun yang sudah telah berlalu? oh......, akankah aku bertamabah tua tanpa kematangan apapun? Sudah siapkah aku meninggalkan tahun 2005 dan menyambut tahun 2006?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Siap engga siap, aku harus melewati waktu itu juga, dan tentu saja artinya aku harus siap menghadapi tahun yang baru dengan semangat yang baru pula,  seperti yang sudah lalu. Biarlah tahun 2005 menjadi potret panjang dalam memoriku. Dan cerita panjang itu akan tetap terukir bak bunga mawar dalam hati, indah tapi menyakitkan kalau tidak hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teman.......dari singgasanaku, aku mengucapkan selamat menikmati  detik-detik akhir tahun 2005 dan  nantilah datangnya tahun 2006 dengan kegembiraan dan keceriaan kalian. Songsonglah tahun yang baru dengan wajah tersenyum, agar tahun yang akan datang akan seindah senyum kalian. Tapi jangan lupa sikat gigi dulu ya...................!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::HAPPY NEW YEAR::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113606810123495488?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113606810123495488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113606810123495488' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113606810123495488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113606810123495488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2005/12/aku-di-penghujung-tahun-2005.html' title='Aku di penghujung tahun 2005'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113577881767248996</id><published>2005-12-28T15:06:00.001+01:00</published><updated>2005-12-30T08:03:56.776+01:00</updated><title type='text'>Aku dan lika-liku laki-laki</title><content type='html'>Nah........ini dia, kisah yang selalu membuat para 'papparazzi' kacangan mengubek-ubek hidupku. Aku emang paling demen deket ama makhluk yang bergender pria. Dengan beribu macam laki-laki yang punya nilai plus, aku menjadi populer he..he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau dibilang aku bener gak bener, ya biarin aja, yang penting aku tidak merugikan siapa aja. Aku sendiri bingung, koq aku paling gampang deket sama makhluk maskulin, mungkin mereka itu engga ribet ya..., lagian kalo jalan sama para cowok itu enak dan nyaman, karena mereka pasti punya selera yang berbeda, jadi engga ada yang namanya saingan, biarpun akhirnya merepotkan aku karena berbagai macam gosip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mata laki-lakipun aku juga bukanlah jenis wanita yang gampang ditaklukkan, karena aku type yang pemberontak, di sini jangan dibaca dengan kacamata yang minus dong... Maksudnya, dalam berteman, temen-temen cowokku itu suka bingung aja, aku ini cewek beneran apa engga gitu loh. Soalnya menurut mereka, aku itu punya pribadi yang beda jauh dengan para wanita yang lain. Aku punya pandangan sendiri dalam menentukan atau menilai sikap, pada saat cewek-cewek duduk manis, aku lebih seneng jumpalitan. Aku gemar sekali dengan kegiatan yang memerlukan kekuatan dan keberanian tersendiri. Tapi pada saat yang lain aku bisa lebih feminin dari kaum wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih inget banget, ketika aku masih di SMP, pada saat banyak temen cewek yang duduk manis, ngerumpi sambil meluk boneka, aku malah asyik ber'grass-track'ria dan bertaruh kebut-kebutan di jalan dengan para cowok. Lumayan....duitnya bisa buat nambah uang saku yang pas banget untuk ukuran sekolah favorit. Sampe ada temen cowokku di SMA menegur aku yang nggak bisa anggun, lalu aku disindir dengan memberikan aku kado BH dan gaun malam ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada saat para cewek yang lain nyoba-nyoba mode yang lagi 'in' dan ngetawain gaya tradisional ala bibik jual jamu, aku malah asyik mengikuti berbagai macam kontes kewanitaan sampai ke pemilihan ratu luwes, kalah menang gak jadi soal, yang penting aku bisa menunjukkan bahwa aku juga bisa luwes he..he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saat para remaja putri rame-rame mendaftarkan diri ke studio senam, aku malah ber-hah!!!!huh!!! di lapangan bersama kaum cowok untuk berlatih taekwondo. Tapi sayang, aku harus berpuas diri sampai di ban ijo aja. Abis mama gak setuju banget, alasannya....banyak sapu di rumah yang patah buat nggebukin aku yang udah kebal bantingan dan pukulan ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi...ada untungnya kalo jalan ama cowok, lumayan buat angkut-angkutin barang belanjaanku he..he..he...apalagi kalo bersedia ikut ngebayarin di kasir ditambah lagi nraktirin, pasti deh aku jadi makin lengket, matre nih ye.........biarin!!! Aku anggap itu rejeki nomplok aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku paling demen jalan ama cowok ganteng he..he..he.., bisa ndongkrak popularitas dan membuat kaum hawa yang lain jadi makin iri, bagiku mereka (kaum brondong) itu adalah barometer keberadaanku, kalo mereka engga malu jalan sama aku berarti aku tergolong cewek cantik dong....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga paling suka nggelendot dan bermanja-manja dengan mereka, karena kalo aku kayak gitu ama cewek, ntar aku dikirain lesbian, lagian cewek Indo di sini kebanyakan gak mau aku gelendotin, sok jaim, gak kayak temen-temenku di Indo yang kalo jalan suka saling bergelendotan, sampe akhirnya gak bisa jalan, malah jatuh ha..ha..ha... Di sini banyak cewek yang menganggap aku itu saingan kalo jalan bareng, aneh, tapi kalo aku jalan dengan para cowok...gak tahu deh, koq bisa mereka itu langsung mencium bauku dan besoknya langsung bertebaran berita beraroma tak sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku dibilang suka cari perhatian di setiap lelaki, salah besar....!!! Kalau aku diperhatikan sama mereka itu khan bukan salahku. Mungkin banyak menganggap aku itu suka nampang, lagi-lagi itu salah besar, aku emang doyan dandan, apa salahnya sih mempercantik diri. Selama ini aku juga ngga pernah berpakaian yang vulgar, aku selalu berpakaian yang menurutku sopan. Emang sih banyak yang bilang gayaku selalu mencuri perhatian kaum adam, tapi ya..apa boleh buat, itu sudah takdir ya. Yang penting aku tidak pernah memakai kelebihanku untuk menggoda laki-laki aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, kenapa sih aku selalu jadi bahan omongan orang kalo jalan ama temen cowok? Apa aku gak boleh deket ama cowok? Terus terang sedari aku kecil, aku banyak bergaul dengan cowok, karena semua saudaraku itu cowok, dan kebanyakan sepupuku itu juga cowok. Masa kecilku, aku banyak dikucilkan sama temen cewek, karena tampangku dan body-ku lebih cenderung kayak laki-laki, akhirnya aku menjadi dekat sama cowok dan membuatku menjadi tomboy. Dan lucunya lagi, di negara yang super bebas ini, aku jalan atau janjian ama temen cowok langsung jadi berita. Atau orang-orang itu yang berlagak sok suci, sok najis punya temen cowok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku keluar dengan kaum adam, emang aku suka mempercantik diri dengan dandan dan pake pakaian yang bagus, abis aku khan gemar dandan and tampil cantik. Nah, kalo ama temen cowok, aku pasti dapet pujian yang tulus, sedang kalo ama temen cewek, mereka memuji tapi dalam hatinya panas dan jengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku suka jalan sama mbak Ruby, karena dia satu-satunya temenku yang paling senang melihat aku tampil cantik dan menawan. Dan dia paling sebel kalo aku keluar dengan tampang kucel dan pucet. Dia juga satu-satunya temen yang kalo muji luar dalem, kalo ngeritik juga abis-abisan. Dan satu lagi hobby dia buat aku, ngedandanin aku supaya aku gak punya saingan ha..ha..ha..., abis dia paling rajin ngasih pernak-pernik, dan aku juga bagaikan kapstok berjalan yang siap didandaninya. Tapi yang pasti aku bukan bonekanya. Dan dia paling seneng kalo aku pas jalan sama dia terus ada cowok yang mengagumiku, katanya,"Uhui!!!" Hanya dengan mbak Ruby aku bisa jalan santai kalo aku mau tampil 'Wah'.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113577881767248996?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113577881767248996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113577881767248996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113577881767248996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113577881767248996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2005/12/aku-dan-lika-liku-laki-laki.html' title='Aku dan lika-liku laki-laki'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113578293151657872</id><published>2005-12-28T15:06:00.000+01:00</published><updated>2005-12-30T08:03:12.440+01:00</updated><title type='text'>Aku dan keseharianku.</title><content type='html'>Aku suka banget bersosialisasi, suka bergerombol kalo ke mana-mana, kayak pinguin he..he..he... Aku suka banget dengan apa yang namanya bercanda dan makan besar......(cuma masaknya aja)!!! Tapi sebenernya aku lebih suka menyendiri kalo bisa!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkumpul dan bergerak bebas adalah salah satu kesenanganku, tapi setelah itu aku lebih menyukai kesendirianku, dengan sejuta mimpi dan khayalanku sendiri. Merajut cita-cita yang entah kapan dapat terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku paling demen jalan, yang merupakan salah satu olahragaku, salah satunya jalan di pertokoan, ha..ha..ha... Keluyuran menghabiskan waktu di pertokoan sangat membantu aku memuaskan mata, kalo kantong tergantung sih......kalo lagi berisi berarti aku bisa beli, kalo lagi bokek ya terpaksa puas edngan menyentuhnya aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukanku setiap hari berkutat dengan peralatan masak dan telepon. Emang aku paling demen bertelepon ria, tapi bukan berarti aku demen nggosip loh. Menurut kabar burung, pas aku pulang ke Indo, telkom hampir bangkrut karena the best customer-nya hilang, ha..ha..ha... Dan menurut kabar burung pula kalo aku tinggal beberapa tahun lagi aku bakal dapat hadiah bros telepon emas dengan berlian di gagangnya ha..ha..ha.... Sekali lagi itu hanya kabar burung!!! Kalo burungnya terbang ya gak dapet dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, kalo masak-masakan itu emang jadi hobby-ku, tapi kalo balik ke masa lalu, aku itu paling ogah kalo disuruh masak, baru denger mama nyuruh aku masak nasi......wouw, pasti deh aku segera nangkring di atas sepedaku dan langsung pamit ke sekolah. Makanya, dulu aku merupakan siswi yang paling rajin ke sekolah di luar jam belajar mengajar. Tapi berjalan dengan bertambahnya usia aku jadi gemar memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku paling seneng kejar-kejaran dengan waktu, semua memang sudah aku jadwal, tapi aku 'lelet' banget he..he..he..., nah begitu dead-line.....langsung tancap gas brak-brak-brak....gedubrak, yang penting beres. Abis gitu nyantai lagi.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo orang bilang aku itu suka 'jam karet', aku suka sebel, karena semua selalu dilimpahkan ke aku. Dan sialnya lagi kalo janjian, dan ada yang terlambat pasti orang itu nuduhnya ke aku. Padahal aku yang nunggu lama untuk orang lain, dan aku sering terlambt karena pihak lain juga. Tapi orang-orang selalu menuduhnya aku yang suka jam karet, karena mereka sering melihat aku berleha-leha. Dan paling sebelnya, kalo aku terlambat 30 menit aja, pasti deh yang nunggu aku itu wajahnya udah kayak bulldog dan beritanya udah nyampe ke ujung dunia, padahal kalo aku nunggu orang telat sampe 3 jam aku gak pernah komentar, malah menikmati waktu nunggu dengan minum cappucino, ngerokok sambil ngelamun. Biarin, aku bilang aja mereka itu sirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini aku lagi naik daun......ulat kali ya!!! Setiap yang aku lakukan selalu jadi sorotan orang-orang, bak selebriti dunia, ada yang memuji dan banyak yang benci. Berbagai macam gossip dan berita selalu engga jauh dari namaku. Wouw..........heboh!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo orang mau cari aku itu semestinya gampang, cari aja aku di Karstadt, ini sekedar info alo pingin tahu aku kalo menghilang ke mana aja, aku pasti ada di sana pada jam-jam orang ngopi he..he..he... Engga tahu kenapa ya aku suka ke sana, padahal aku ke sana bukan berarti aku banyak duit terus loh..., tapi kalo orang nyangka kayak gitu, Amien........aku mengartikan mereka berdoa buat aku agar selalu banyak duit, sekali lagi, Amien... Doa yang baik pasti di dengar Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di Surabanya aku sukanya nangkring di TP, Tunjungan Plaza, di mana aku sering di julukin salah satu selebriti gaul, suka banget he..he..he..., atau kalo aku pas jalan dengan kelompok trio-ku, mereka menyebutnya The Golden Girls. Dulu waktu masih muda, mereka menjuluki Trio Deasy atau Trio kwek-kwek, karena aku and my best friends selalu dandan manis dan selalu rame kalo lagi ngerumpi, gak tahu apa aja selalu jadi bahan rumpian, tapi bukan ngerumpiin orang lain. Yang penting aku dan kelompokku suka cekikikan aja kalo lagi nyantai di cafe The-X, dulu sih paling demen di Exelco, tapi lama-lama di situ jadi tempat tangkringan 'oom senang' dan 'tante girang', jadi malas ke sana, abis kalo gak ditaksir para oom-oom berperut gendut, jadi uberan para gigolo flamboyan...., dan sebelnya dcibirin para perek-nya dan disinisin para tante girang ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di Bali aku paling demen nangkring di 'Hard Rock' dan 'de Javu', musik keren dan orangnya cuek bebek. Mau duduk manis, mau nungging atau mau jojing sampe kaki kesleo, gak ada yang peduli. Mau apa aja terserah, kalo dulu the best-nya sih GOA. Nyantai tapi berkelas. Pokoknya GAUL abis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo di Jakarta, aku masih setia dengan Hard Rock, Bats dan Fashion cafe, walau bermunculan tempat yang katanya heboh, aku engga akan berpaling dari 3 tempat ini. Gak tahu ya....aku paling seneng kalo pergi ke tempat yang ada 'Face-control'nya. Lebih aman aja sih, soalnya khan berarti orang-orangnya pilihan dan pasti aman dari keributan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar aku hobby gaul yang dekat bangt dengan asap rokok dan alcohol, aku tidak berminat dengan obat-obatan terlarang, pernah sih nyoba (ngga munafik deh) kecuali ekstasi (abis aku paling anti dengan efeknya yang nyerang gigi, dan I hate Dentist!!!).....pingin tahu aja kayak apa reaksinya, tapi engga ada efek yang membuat aku senang, jadi buat apa make lagi apalagi nyandu. NO way!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang di Bremen tidak ada tempat nyantai kayak di Indo. Mau apa-apa juga gak fun banget, lagunya juga itu-itu aja, minumannya juga gak ada yang wouw. Kalo di Indo aku demen ke tempat 'gaul', di sini malah kayak oma-oma deh. Lagian orang Indo yang demen gaul di sini langka banget, udah gitu seleranya engga sama. Di sini kalo aku gaul cocok ama 1 orang aja, namanya Rubby, cewek Bali yang udah jadi kayak saudaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to keseharianku, aku banyak menghabiskan waktu didepan computerku setelah kegiatan yang di atas, juga menyulam atau menjahit. Pokoknya wanita banget deh. Aku tidak lagi suka dengan kebut-kebutan motor di jalan, malah pas terakhir di Indo aku ngeri banget pas di bonceng naik motor, nyoba sendiri aja udah ngeri. Naik mobil juga gitu, padahal aku nyetir pertama kali itu umur 15 tahun, dan udah ngelayap ke mana aja, tapi sekarang suka merinding apalagi kala lihat orang yang ngebut dan ugal-ugalan di jalan, langsung pucet deh aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sarana technology yang modern ada di sekitarku, aku masih pecinta technology menengah, gak kuno-kuno amat, tapi aku engga tertarik dengan yang namanya super high-tech. Udah syukur aja au bisa make computer dan berinternet ria atas ajaran sobat manisku Mia, yang mungkin sering dongkol ya kalo aku ngga maju-maju. Nge-blog ini aja sampe diajarin keroyokan oleh trio Mia, Maria dan Robert. Tapi aku salut dengan Mia yang engga putus asa ngajarin aku berbagai hal yang di luar bidangku. Dan Mia juga tidak pernah risih jalan dengan aku walau aku bukan manusia yang sepadan dengan dia ha..ha..ha.. . Abis gimana cocok, kalo shopist jalan dengan scientist. Eh....salah juga, justru karena beda jadi bisa saling konsultasi kalo jalan dan mau beli apa. Jadi ntar aku bisa 'belanja pintar' dan Mia bisa 'pintar belanja' ha..ha..ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah..segini aja dulu, ntar kalo ada yang kurang, nyambung...-menyambung menjadi satu...,itulah Indonesia..., ya Bert....4tune!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113578293151657872?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113578293151657872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113578293151657872' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113578293151657872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113578293151657872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2005/12/aku-dan-keseharianku.html' title='Aku dan keseharianku.'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113573042139607831</id><published>2005-12-28T00:29:00.000+01:00</published><updated>2005-12-30T08:02:34.386+01:00</updated><title type='text'>Aku dan duniaku</title><content type='html'>.....Ehem....duniaku, dunia gemerlap, dunia yang penuh tanda tanya bagi orang lain, tapi sederhana. Di satu waktu aku adalah wanita yang duduk tekun mempelajari berbagai bidang tanpa batas, di lain waktu aku adalah perempuan yang penuh dengan kebebasan. Aku menikmati setiap detik yang aku lakukan atas kemauanku sendiri, dan aku bukanlah perempuan yang selalu manggut-manggut saja. Ada kalanya aku adalah perempuan yang penurut, tapi sering juga berontak. Yang pasti, aku sering tenggelam dalam duniaku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti mata uang, aku juga punya dua sisi, ada sisi yang membuatku menjadi wanita yang lemah gemulai dan bersahaja, dan di sisi yang lain aku bisa buas bagaikan serigala yang beringas, tapi aku tidak brutal. Namun aku bukanlah manusia bermuka dua, dengan keseimbangan Yin dan Yang, aku menjadi perempuan yang punya nilai sendiri, kata orang sih.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh duniaku yang gemerlap, penuh warna-warni penghias hidup, diantara kenyamanan hidup bebas berfantasi, penuh tawa dan pesona. Di mana aku dapat memanjakan diri dengan keriangan, namun juga tak lepas dari banyak usikkan yang menyakitkan dalam pergaulan. Dunia yang selalu dipertanyakan tentang baik buruknya moral para penikmatnya. Tapi ahhhhhh..., siapa yang peduli dengan tanda tanya besar didepan mata yang memandang. Toh aku hanya mau menikmati hidupku yang kata kerennya 'GAUL'. Selama aku tak menyinggung orang lain, siapa takut?!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyukai dunia sosial dan budaya, dan aku juga tidak segan mempelajari bidang hukum. Walaupun aku tidak menapaki dunia pendidikan yang jauh tinggi, tapi kualitasku tak jauh lebih rendah dari mereka yang mempunyai sederetan titel, ehem. Ya....namanya juga bergaul, harus ada peraturan main yang perlu diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang sosial, aku lebih suka menjalankan dengan caraku sendiri. Aku bukanlah type orang yang suka mengumandangkan keberhasilanku diatas kerja keras orang lain. Aku lebih menikmati pendekatan langsung dengan mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Aku merasa lebih nyaman ketika aku bersentuhan dengan kaum papa dan hina secara langsung tanpa melibatkan banyak orang yang hanya mencari ketenaran lewat bantuan sosial yang buntutnya hanya mencari keuntungan. Memang kelihatannya sok idealis, tapi inilah caraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang budaya, walaupun aku tak mengetahui berbagai jenis tarian ataupun bidang kesenian yang lain, tapi pokok utama yang aku tanamkan dalam diriku adalah menghargai budaya orang lain yang beragam. Bagiku, budaya adalah seni dan tradisi yang menyangkut hasil karya orang banyak untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada dunia. Dan tentu saja dalam keseharianku, aku juga berusaha memasukkan budaya bangsaku, contoh kecil: bersanggul dan menyelipkan batik atau kebaya. Aneh ya....., hidup di dunia yang modern tapi masih aja mempertahankan ketradisionalan. Aku bangga koq memperkenalkan budayaIndonesia pada banyak orang, contoh simple: memberi salam dan sebisa mungkin aku berkebaya dalam setiap acara, kalau itu memungkinkan.........tapi pernah koq aku berkebaya komplit dengan kain panjang, bersanggul cepol dan memakai selop ke acara ulang tahun yang ke 100 Perkumpulan Asia Timur (Ost Asiatischer Verein) di Park Hotel pada musim dingin. Lumayan menggigil sih pas pulangnya....abis mobilnya parkir agak jauh he..he..he...brrrrrrrrr!!!!!!! Emang benar kata orang, kalo mau tampil beda dan cantik harus mau tersiksa, tapi hasilnya........wouw, jelas aku jadi perhatian, karena lain darpada yang lain dan setiap mata memandang mengagumiku.....atau busanaku ya..??? Biarin, yang penting saat itu orang tahu.....oh itu toh yang namanya kebaya, busana nasional (tradisional) Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau masalah hukum, biar bandel begini aku ogah bertindak di luar jalur hukum. Aku selalu berusaha mentaati peraturan, walau sering juga sih melakukan pelanggaran kecil, kayak nyebrang jalan seenaknya. Tapi mungkin karena didikan orang tuaku yang sangat keras pada saat aku kecil, aku jadi selalu berpikir dulu sebelum bertindak. Tak jarang aku minta saran dan nasehat pada orang-orang terdekatku sebelum melakukan sesuatu. Walaupun aku tidak bermasalah, bukan berarti aku tidak perlu mempelajari tentang hukum. Kenapa sih? Koq kayaknya aku takut melanggar hukum??? He..he..he...., bukannya sok moralis, tapi takut karma aja. Bagiku, hidup sudah merupakan bagian dari hukum. Tanpa kita sadari, semua akan menjadi teratur dan harmonis apabila kita tidak mentaati hukum. Coba aja kalian lihat di jalan, kalau banyak yang melanggar hukum, pasti banyak terjadi kemacetan dan kecelakaan. Saat ini aku sedang mempelajari hukum hak asasi manusia perorangan dan hidup bersama dalam keluarga maupun sebagai warga negara dan sebagai warga asing di negeri orang. Ya.....walaupun aku tidak kuliah hukum, tapi khan tidak ada larangan bagi setiap orang untuk mempelajarinya secara otodidak. Tidak ada salahnya khan membuka mata lebar-lebar tentang hukum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, coba deh gabungkan antara dunia gemerlap, sosial, budaya dan hukum...., seperti apakah itu? Kalau kalian bisa mendapatkan jawabannya, berarti kalian mulai mengenal tentang AKU. Rumit ya......emang bener!!! Soalnya aku gampang-gampang sulit juga sih orangnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113573042139607831?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113573042139607831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113573042139607831' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113573042139607831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113573042139607831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2005/12/aku-dan-duniaku.html' title='Aku dan duniaku'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113572614013647722</id><published>2005-12-27T23:33:00.000+01:00</published><updated>2005-12-30T08:01:53.273+01:00</updated><title type='text'>Siapakah aku?</title><content type='html'>Aku bukanlah seorang artis, tidak juga terdaftar dalam deretan nama-nama tokoh ataupun selebriti dunia. Tapi aku, adalah makhluk yang cukup manis untuk dipandang dan cukup laris di media pergosipan, entah itu gosip dunia maupun akherat he..he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku termasuk golongan cameleon, karena selalu berubah mengikuti 'mood' yang suka naik turun.....(bis dan strassenbahn), tapi bukan berarti aku makhluk yang tidak berpendirian lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sejatinya aku adalah makhluk bergender asli betina, asli keturunan manusia, yang dilahirkan di Surabaya, Indonesia Raya. Ketika aku dilahirkan orang tuaku memberi nama yang cukup keren, yaitu: Fanny Veronica, dan dijamin keasliannya karena ada tertulis di akte kelahiran yang dikeluarkan oleh kantor catatan sipil Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku dibesarkan oleh orang tuaku, mulailah aku hidup mengembara, belajar mengenal dunia lebih luas, dan aku menjalaninya sendiri baik manis maupun pahitnya. Tak terasa bertahun sudah perjalananku yang penuh deru debu di jalan berliku, menapaki hidup setahap demi setahap, sampai akhirnya aku mendamparkan diri di kota Bremen, Jerman. Kota yang penuh dengan kenangan manis dan getir, kota kenangan yang tak akan pernah terhapus dalam hidupku, kota yang mengukirkan namaku dalam dunia pergosipan yang kadang menggelikan dan tak jarang menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa betahnya aku tinggal di kota ini, bukan berarti aku melupakan kota Surabaya, kota kelahiranku, dimana aku pertama kali menghirup segarnya oksigen dunia, dimana aku dibesarkan dan bertumbuh menjadi dewasa, dan kota yang penuh dengan sejuta romansa. Banyak kejutan dunia untukku di sana, demikian kejutan dariku untuk sekelilingku.Memang, aku adalah manusia yang tak pernah lepas dari kejutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orang yang tak mengenal aku, mereka akan berprasangka yang aneh tentang aku. Justru keanehanku di mata mereka inilah yang membuat aku jadi selalu beda dengan yang lain. Tapi aku adalah aku, yang sering membuat orang pusing tujuh keliling, menebak dan menduga tentang aku. Sedang akunya.....asyik melenggang kangkung, cuek dengan dengungan 'berita BIRAHI' hi..hi..hi....maksudnya berita BIkin daRAH tinggI, alias beritanya bikin naik darah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya aku sedih mendengar berita yang menyakitkan, tapi sering juga aku menikmati berita-berita itu, asyik dan ehhhhmmmmm................ menggelikan!!! Seakan mereka yang dluar sana lebih tahu tentang aku daripada diriku sendiri. Ataukah mereka merasa bahwa mereka adalah TUHAN yang memberi aku hidup?!? Masa bodoh, ahhh!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya di saat aku diombang-ambingkan berita yang membuatku geger dan termasyur, aku selalu diberi dukungan oleh orang-orang yang mencintai aku, menyayangi aku dan menguatkan aku. Selalu saja ada manusia lain yang bersedia memberikan pundaknya untuk aku bersandar, merengkuhku dalam pelukkannya sehingga membuatku merasa nyaman dan aman. Sehingga aku merasa bahwa diriku masih sangat beruntung, karena dalam sakitku, masih saja ada tempat untuk berlindung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sejauh ini, biarlah khalayak mengenalku sebagai FANNY, terserah Fanny yang kayak apa, dan siapa saja yang berperan dalam hidupku??? Cukup aku dan Tuhan yang tahu, bukan aku tidak meng'ARTI'kan mereka, tapi aku tak mau semua akan buruk berimbas kepada mereka. Aku akan tetap membanggakan mereka yang berperan dalam hidupku, dan mereka akan selalu mempunyai kehormatan selalu aku sanjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, memang aku adalah manusia yang penuh misteri dan teka teki, yang selalu membuat orang tak berhenti mengupas dan menguliti lapis demi lapis tentang aku. Tapi mereka tak akan pernah menemui jati diriku yang sebenarnya, kecuali aku, seorang perempuan Indonesia yang bernama Fanny.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113572614013647722?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113572614013647722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113572614013647722' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113572614013647722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113572614013647722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2005/12/siapakah-aku.html' title='Siapakah aku?'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20240815.post-113571809336040845</id><published>2005-12-27T22:10:00.000+01:00</published><updated>2005-12-30T10:24:23.876+01:00</updated><title type='text'>langkah awal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Gayamu Fan, pengen bikin blog tapi keroyokan. Disuruh nambahin komentar, padahal gak ada ide. Oh ya, bikin blog abis disuguhin makan malem yang komplet, jadi lancar ngetik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;*miray*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;Semoga bisa terbit secara berkala *mode koran on* dan gossipnya bisa sambung menyambung menjadi satu...itulah Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;*rob 4tune*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;Selamat meramaikan....opo yoo....hua...hahahahaha....kancah pergosipan di Bremen, wuaahahaha...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;semoga  rumpiannya gak cuma yg 'BIRAHI' doang, tapi juga yg 'SURGAWI' hehehe...&lt;br /&gt;semoga makin kereeenn. Udah lah...udah panjang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;*mapri*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Ehem...ehem...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Bagi siapa aja yang terlibat dalam gossip-gossip untuk saya, diharapkan untuk tabah menjalani segala cobaan, karena nama2 yang tercantum di blog ini bukan fiktif belaka, tapi benar adanya. Jika ada mengalami gejala-gejala salah tingkah yang kronis dalam 24 jam, harap segera menghubungi Notarzt dan taksi acht..acht...sechs acht *mode desahan on*, jangan lupa bawa kartu asuransi dan uang 10 euro bitte.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;*favefly, 2005*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20240815-113571809336040845?l=favefly.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://favefly.blogspot.com/feeds/113571809336040845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20240815&amp;postID=113571809336040845' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113571809336040845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20240815/posts/default/113571809336040845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://favefly.blogspot.com/2005/12/langkah-awal.html' title='langkah awal'/><author><name>favefly</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09748520677443993292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
