Keheninganku
Hari ini aku suntuk banget, seperti yang sebelum-sebelumnya, engga bergairah untuk ngapa-ngapain. Tapi ketika hari telah berganti malam, aku mulai bergairah, apalagi kalo udah lewat jam 00.00, pasti deh waktunya aku ngeronda, mata makin bersinar, menggantikan posisi matahari yang sudah tenggelam berjam-jam yang lalu, seakan setia menemani rembulan yang kadang muncul kadang tertutup awan gelap pekat, dan menjaga setiap mimpi yang datang untuk membuai setiap orang yang pulas dalam tidurnya.
Aku coba pejamkan mata ini, tapi aku tak ada kesanggupan untuk mengatupkan kelopak mataku ini. Semakin aku bersemangat untuk tidur, semakin terbuka lebar mata yang sipit ini (bingung khan......).
Aku coba pula untuk kembali mengoreskan kata-kata untuk membuat kalimat, tapi tak sanggup pula aku merangkainya menjadi cerita indah. Sedih aku menghadapi keadaan ini, sampai kapan ini akan berjalan.... Akupun tak tahu.
Telah aku coba menghitung deretan biri-biri yang berbaris rapi untuk bersiap-siap melompat pagar, tapi semua itu tidak mempan. Lembaran demi lembaran aku tulis, aku coret dan akhirnya aku remas sebelum masuk ke tong sampah, tak membuat aku mengantuk juga.
Apa sih sebenarnya yang terjadi padaku? Sedang jatuh cintakah aku? Bagaikan oang yang sedang kasmaran, aku seakan tak ingin melewati perginya waktu begitu saja. Aku coba nikmati kesunyian malam yang makin menjerat, hingga akhirnya aku terkapar di kursi kesayanganku.
Kucoba temukan inspirasi dalam keheningan malam, tapi tak satupun muncul berkelebat di kepala yang mungkin sudah penuh berjubel dengan berbagai macam masalah. Ingin aku memaki diriku sendiri, mengapa harus begini? Namun tak sepatah katapun meluncur dari bibir ini maupun dari lubuk hati.
Kini aku mulai bersahabat dengan malam yang sunyi dan sepi dengan kesendirianku dan fantasiku, dunia yang berbeda, yang kita bisa mengganti setiap peran yang ada. Apakah ini yang namanya gejala autis ya.... Engga tahu ahh!!! (Emang autis bisa nyerang orang dewasa?). Tapi yang pasti aku sangat menikmati semua itu...karena pada saat itu, aku kembali menjadi diriku sendiri, menikmati semua predikat yang ada di diri ini, dan tak ada yang mengusik keheninganku. Mencoba mencari jawaban dari pertanyaan batin yang belum kutemukan.
Sunyi............
Sepi...............
Oh, indahnya keheningan malam!!!
Aku coba pejamkan mata ini, tapi aku tak ada kesanggupan untuk mengatupkan kelopak mataku ini. Semakin aku bersemangat untuk tidur, semakin terbuka lebar mata yang sipit ini (bingung khan......).
Aku coba pula untuk kembali mengoreskan kata-kata untuk membuat kalimat, tapi tak sanggup pula aku merangkainya menjadi cerita indah. Sedih aku menghadapi keadaan ini, sampai kapan ini akan berjalan.... Akupun tak tahu.
Telah aku coba menghitung deretan biri-biri yang berbaris rapi untuk bersiap-siap melompat pagar, tapi semua itu tidak mempan. Lembaran demi lembaran aku tulis, aku coret dan akhirnya aku remas sebelum masuk ke tong sampah, tak membuat aku mengantuk juga.
Apa sih sebenarnya yang terjadi padaku? Sedang jatuh cintakah aku? Bagaikan oang yang sedang kasmaran, aku seakan tak ingin melewati perginya waktu begitu saja. Aku coba nikmati kesunyian malam yang makin menjerat, hingga akhirnya aku terkapar di kursi kesayanganku.
Kucoba temukan inspirasi dalam keheningan malam, tapi tak satupun muncul berkelebat di kepala yang mungkin sudah penuh berjubel dengan berbagai macam masalah. Ingin aku memaki diriku sendiri, mengapa harus begini? Namun tak sepatah katapun meluncur dari bibir ini maupun dari lubuk hati.
Kini aku mulai bersahabat dengan malam yang sunyi dan sepi dengan kesendirianku dan fantasiku, dunia yang berbeda, yang kita bisa mengganti setiap peran yang ada. Apakah ini yang namanya gejala autis ya.... Engga tahu ahh!!! (Emang autis bisa nyerang orang dewasa?). Tapi yang pasti aku sangat menikmati semua itu...karena pada saat itu, aku kembali menjadi diriku sendiri, menikmati semua predikat yang ada di diri ini, dan tak ada yang mengusik keheninganku. Mencoba mencari jawaban dari pertanyaan batin yang belum kutemukan.
Sunyi............
Sepi...............
Oh, indahnya keheningan malam!!!

4 Comments:
At 2:28 PM,
miray kemuning said…
setau saya orang autis gak sadar kalo dirinya autis...
jangan2 masih kebayang-bayang mantan yang jadi pengusaha percetakan kali hi hi hi....
semangat dong!!
At 2:40 PM,
favefly said…
hmmmmm......
tak bisa diungkapkan dengan kata-kata nih....
At 3:42 PM,
Hesti said…
wah wah kayaknya mbak fanny kena insomnia tuh :)
gampang ngatasinnya: mandi air hanget, trus minum susu panas, kemudian rebahan di tempat tidur sambil baca buku dan dengerin musik, ntar juga jadi tertidur sendiri..
At 3:48 AM,
favefly said…
Udah tuh Hesti, tapi engga berhasil, ini aja udah menjelang jam 4 pagi masih belon bisa tidur, sekalian aja nunggu ayam berkokok....uk..uk..uk..uk..uk.... Sampai aku udah nyari lagu yang romantis yang banyak mendesahnya biar ikutan ah..ah..ah..., nyatanya aku malah berfantasi yang engga-engga. Ada resep lain..??
Post a Comment
<< Home